Rapat Persiapan integrasi SIMDA e-Planning dan e-Budgeting

Mamuju (22/05), BAPPEDA Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat persiapan implementasi SIMDA Perencanaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda, Junda Maulana, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Arif Ardiyanto, dan tim implementasi SIMDA Perencanaan BPKP Sulbar, serta tim percepatan implementasi SIMDA Perencanaan Bappeda. Dalam rapat ini dibahas bersama langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan dalam menindaklanjuti komitmen bersama antara KPK dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat khususnya pelaksanaan integrasi e-planning dan e-budgeting.

Dalam rapat tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Arif Ardiyanto, mengingatkan kembali pentingnya menilai risiko dalam proses perencanaan. Sehingga diperlukan identifikasi risiko dan celah pengendaliannya. “SIMDA Perencanaan merupakan alat bantu dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah, namun kita wajib mengindentifikasi risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana pengendaliannya”, tutur Arif.

Tim percepatan implementasi Bappeda, Faika, menyampaikan kondisi yang menjadi permasalahan saat ini, mulai dari belum siapnya Analisis Standar Belanja (ASB), inkonsistensi program RPJMD, Renstra sampai dengan RKPD, dan program-program yang belum sesuai dengan ketentuan dalam pedoman pengelolaan keuangan daerah. Atas kondisi tersebut, Kepala Bappeda, Junda Maulana, mengungkapkan keinginannya agar dibuatkan Peraturan Gubernur tentang mekanisme perencanaan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Leave a Reply